"Tapi malam ini, Raka," sahut Kirana sambil mendekap lengan pria itu, "Kau hanyalah seorang pemuda dengan helm usang dan sepeda motor yang knalpotnya hampir lepas. Dan aku hanyalah gadis yang mencintaimu. Itu cukup. Itu lebih dari cukup."
Ketika motor mereka menghilang di balik tikungan jalan, kota kembali menyapu jejak kehadiran mereka. Trotoar itu kembali sepi, lampu neon kembali berkedip dingin. Tapi bagi Raka dan Kirana, malam itu tidak akan pernah berakhir. Karena memang benar kata mereka: