Di sinilah penderitaan dimulai. Kamp tersebut dipimpin oleh Sersan Jepang yang kejam dan kolaboratornya, seorang wanita Korea bernama Tenko. Mereka hidup dalam kondisi yang memprihatinkan: kelaparan, penyakit, kerja paksa yang melelahkan, dan siksaan mental. Setiap hari, mereka dipaksa berdiri berjam-jam di bawah terik matahari untuk "tenko" (apel pagi), dan hukuman keras diberikan untuk pelanggaran sekecil apapun.
Salah satu daya tarik utama film ini adalah penggunaan musik a capella . Adegan di mana para tahanan menyanyikan "Largo" dari simfoni New World karya Dvorak adalah salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah sinema perang. paradise road 1997 sub indo upd